PAPANNEWS.COM - papaNUnik | Pada
beberapa waktu ini muncul tren sosial di jalan raya yaitu aksi bocah dan remaja
tanggung merekam laju bus di jalan raya dengan telepon selulernya sambil “mendada
–dada” sang sopir bus demi mendapatkan bunyi klakson atau biasa
disebut "telolet" dari sang sopir bus. Mereka lalu
mengunggah video rekamannya ke media sosial, mulai dari Facebook, Instagram
sampai YouTube.
Komunitas
Aksi para bocah pemburu telolet
ini tak cuma iseng. Mereka bergabung dalam komunitas khusus dan membuat akun
khusus, di Grup Facebook dan YouTube
sebagai wadah mengunggah video-video rekaman telolet.
Selain menjalin keakraban dalam
dunia maya, mereka juga rutin mengadakan “kopi darat” , sesama pencinta
klakson telolet juga bisa saling bertukar informasi dan pengetahuan tentang
klakson telolet bus.Tak hanya bocah dan remaja
tanggung, orang dewasa juga ikut menekuni hobi nyeleneh ini.
Muncul Kritikan
Namun aksi para remaja-remaja ini
juga mengundang sejumlah kritikan dari sejumlah pihak karena sering kali aksi
mereka di jalanan ini cukup berbahaya ini karena kurang mengindahkan
keselamatan mereka sendiri dengan berdiri di tengah pinggir atau tengah jalan
raya bahkan terminal untuk mendapatkan gambar terbaik serta perhatian dari Sang
Sopir Bus berupa bunyi telolet yang berasal dari klakson bus tersebut. (rda/cw)
Foto : Kompas.com
WARTAWAN : Rizan Farm
BERITA TERKAIT :