PAPANNEWS.COM - Bola | Konfederasi Sepakbola Dunia (FIFA)
secara resmi telah mencabut sanksi skorsing bagi persepakbolaan Indonesia untuk
keterlibatanya dalam event-event sepakbola Internasional, sejak Jum’at, tanggal
13 Mei 2016 dalam Kongres Tahunan FIFA yang digelar di Meksiko pada akhir pekan
ini
Latar Belakang
Perlu diketahui FIFA telah menjatuhkan hukuman skorsing bagi
Sepakbola Indonesia sejak 30 Mei 2015 lalu, hal ini dilakukan FIFA yang
menganggap pemerintah Indonesia melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam
Nahrawi dianggap telah mengintervensi PSSI dengan tidak mengakui kepengurusan
PSSI hasi KLB 18 April 2015
Namun jika ditelisik lebih jauh SK pembekuan PSSI itu keluar
lantaran PSSI melawan pemerintah dengan bersikeras meloloskan dua tim
bermasalah yaitu Surabaya United dan Arema Cronus untuk berpartisipasi dalam
kompetisi ISL 2015.
Padahal pemerintah melalui BOPI yang berwenang melakukan
verifikasi terhadap tim-tim olahraga profesional di Indonesia menyatakan bahwa
legalitas dua klub itu dipertanyakan karena masih mengalami dualisme terkait
legalitas Klub pasca KLB 2013 penyatuan PSSI dan KPSI.
PSSI Aktif Lagi
Pencabutan sangsi dari FIFA tidak lepas dari keputusan
Kemenpora yang telah mencabut sanksi pembekuan terhadap PSSI, pada Selasa, tanggal
10 Mei 2016 lalu. SK pencabutan pembekuan keluar tidak terlepas dari dinamika
internalj yang terjadi dalam tubuh PSSI sendiri yang dinilai mulai adanya
kesamaan visi dengan pemerintah untuk mereformasi tubuh federasi bola nasional
kita dengan berani menggulirkan mosi tidak percaya pada kepemimpinan PSSI saat
ini dan menginginkan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI segera digelar untuk
menggantikan kepemimpinan saat ini.
Pemerintah pun menyatakan, pasca PSSI aktif lagi akan terus
mengawal gelaran KLB PSSI tersebut dan memastikan rencana-rencana perubahan
tersebut agar berjalan dengan sesuai aturan FIFA, AFC, dan federasi.
Kerugian Indonesia
Suspensi terhadap pesepakbolaan Indonesia selama satu
setengah tahun ini telah menimbulkan berbagai kerugian bagi dunia
persepakbolaan Indonesia baik didalam negeri maupun di even Internasional
diantaranya dengan terhentinya kompetisi sepakbola nasional yang berjenjang
yang bertujuan untuk pembinaan dan regenerasi dalam tubuh tim nasional kita.
Selain itu tim tim nasional kita sendiri tak dapat
berpartisipasi dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019 serta
bertanding dengan Klub-klub dan negara-negara “member” FIFA yang berakibat
posisi Indonesia terperosok ke peringkat 185 dalam ranking FIFA.(rda/cw)
Foto : Tribunnews,com
WARTAWAN : Rizan Farm
BERITA TERKAIT :
